Skip to content

Protected: Jawaban Soal Sejarah di Bawah (password: tanya felix)

May 18, 2009

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Soal Latihan UAS Sejarah (21 nomor)

May 18, 2009

1. Peninggalan zaman Megalithikum

2. Bukti kebesaran kerajaan Sriwijaya pada masa pemerintahan Raja Balaputradewa

3. Pusat – pusat perlawanan terhadap Belanda di Pulau Jawa

4. Faktor intern pergerakan nasional

5. Peranan pers dalam menumbuhkan kesadaran nasional Indonesia

6. Organisasi yang bersifat radikal

7. Makna Sumpah Pemuda

8. Arti penting Kongres Pemuda ke – 2 tahun 1928

9. Hasil sidang BPUPKI I dan ke – 2

10. Arti penting rapat raksasa pada 19 Sept 1945

11. Tugas AFNEI

12. Faktor – faktor penyebab terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda

13. Tokoh perjuangan yang terlibat dalam Serangan Umum 1 Maret 1949

14. Dampak Serangan umum

15. Perjuangan merebut Irian Barat melalui politik

16. Perjuangan merebut Irian Barat melalui ekonomi

17. Cara yang dilakukan pemerintah dalam penaggulangan DI / TII

18. Peristiwa politik yang terjadi pada masa Orde Baru

19. Tokoh Orde Baru yang pernah menjadi wakil presiden pada masa pemerintahan Presiden Soekarno

20. Tahap – tahap Komando Mandala untuk merebut Irian Barat dari tangan Belanda

21. Menjelaskan peran Indonesia dalam Kerjasama Internasional

 

<Smoga bisa kerjain yah>

~MMBWZ~

Protected: Soal-soal Latian UAS SMP Recis 2009.

May 17, 2009

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Kunci Jawaban Bimbel PLKJ 3 recis 2008 2009 (dikasi guru buat belajar)(password: nama guru plkj, tanpa ‘pak’)

April 17, 2009

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Rumus-rumus VCK Kelas 9 yang Mungkin Penting Buat Ujian Nasional SMP 2009 (ditulis secara amatiran dan atas request)

March 27, 2009

Isi intronya sama ama yang klas 7…

Besar Resistor:

  • Paralel (2 hambatan), bisa menggunakan rumus Rp=\frac{R1.R2}{R1+R2} atau
  • Paralel (2 hambatan atau lebih), bisa menggunakan rumus \frac{1}{Rp}=\frac{1}{R1}+\frac{1}{R2}+\frac{1}{R3}+........

Kedua rumus di atas dilengkapi dengan keterangan Rp=besar susunan resistor paralel, R1, R2, R3=resistor paralel yang ke 1, 2, 3(\Omega).

  • Seri: Rs=R1+R2+R3+....dengan keterangan Rs=besar susunan resistor seri, R1, R2, R3=resistor paralel yang ke 1, 2, 3(\Omega=ohm).

Tegangan Listrik: V=\frac{W}{Q}=I.R dengan keterangan V=besar tegangan(V=volt), W=energi listrik(J), Q=besar  muatan(C=coulomb), I=kuat arus(A=ampere), R=besar hambatan(\Omega).

Kuat Arus: I=\frac{Q}{t}=\frac{V}{R}=\frac{Etotal}{R+r} dengan keterangan I=kuat arus(A=ampere), Q=besar  muatan(C=coulomb) t=waktu(s), V=besar tegangan(V), R=besar hambatan(\Omega), Etotal=ggl total(V)r=hambatan dalam total baterai(\Omega).

Energi Listrik: W=V.Q=V.I.t=I^2.R.t=P.t=\frac{V^2.t}{R} dengan keterangan W=besar  energi listrik(J/Wh=watthour), Q=besar  muatan(C) t=waktu(s), V=besar tegangan(V), R=besar hambatan(\Omega), P=daya(W=watt), I=kuat arus(A=ampere).

Persamaan Perubahan Energi Listrik Menjadi Energi Kalor:

P.t=m.c. \Delta t^\circ(untuk peningkatan suhu) atau P.t=m.L(untuk mengubah wujud)

Dengan keterangan t=waktu(s), P$=daya(W=watt), m=massa benda (kg), c=kalor jenis benda(\frac{J}{kg.^\circ C/K}), \Delta t^\circ=perubahan suhu (^\circ C /K), latex L$=kalor laten(\frac{J}{kg}.

Daya Listrik: P=V.I=\frac{W}{t} dengan keterangan P$=daya(W=watt/VA=voltampere), V=besar tegangan(V), I=kuat arus(A=ampere), W=besar  energi listrik(J), t=waktu(s).

Menghitung Biaya Listrik yang Harus Dibayar untuk 1 atau Lebih Alat Elektronik dengan Ukuran penghitungan berdasarkan beasr kWh:

  1. Cari besar daya yang digunakan jika belum diketahui (P=V.I).
  2. Cari besar energi yang digunakan dengan satuan Wh (W=P.t).
  3. Ubah satuan energinya menjadi kWh (dibagi 1000).
  4. Kalikan besarnya dengan harga per kWh.
  5. Jika alat elektroniknya lebih dari satu, dikalikan jumlah seluruh alat tersebut.
  6. Jika ditanyakan tarif yang harus dibayar untuk satu bulan (30 hari), dikalikan dengan 30.

Perhitungan di atas hanya berlaku untuk satu jenis alat, misalnya lampu 4W saja, lampu 6W saja, atau kulkas saja, atau yang lain-lain. Jika di dalam soal disebutkan beberapa jenis alat elektronik, maka setiap jenis harus dihitung secara terpisah, kemudian ditambahkan. Bisa dihitung dulu tarif untuk satu jenis, bisa juga dihitung dulu daya yang digunakan tiap jenis dijumlahkan, baru dihitung tarif yang harus dibayarkan untuk daya yang didapat.

Persamaan yang mewakili hubungan Arus, Tegangan, dan Banyak Lilitan pada Transformator:

\frac{Vs}{Vp}=\frac{Ns}{Np}=\frac{Ip}{Is} atau \frac{Vp}{Vs}=\frac{Np}{Ns}=\frac{Is}{Ip}

\frac{V2}{V1}=\frac{N2}{N1}=\frac{I1}{I2} atau \frac{V1}{V2}=\frac{N1}{N2}=\frac{I2}{I1}

Dengan keterangan Vp/V1=tegangan pada kumparan primer, Vs/V2=tegangan pada kumparan sekunder, Np/N1=banyak lilitan pada kumparan primer, Ns/N2=banyak lilitan pada kumparan sekunder, Ip/I1=kuat arus pada kumparan primer, Is/I2=kuat arus pada kumparan sekunder.

Rumus-rumus VCK Kelas 8 yang Mungkin Penting Buat Ujian Nasional SMP 2009 (ditulis secara amatiran dan atas request)

March 26, 2009

Isi intronya sama ama yang klas 7….

Kalor: Q=m.c.\Delta t^\circ (untuk menaikkan suhu) atau Q=m.L (untuk mengubah wujud) dengan keterangan Q=kalor(J=joule), c=kalor jenis(\frac{J}{kg. \Delta t^\circ}, \Delta t^\circ=perubahan suhu(^\circ C atau K), L=kalor laten (\frac{J}{kg}).

Frekuensi Gelombang/Getaran: f=\frac{n}{t} =\frac{1}{T}, dengan keterangan f=frekuensi (Hz), n=jumlah getaran/gelombang, t=waktu (s), T=periode gelombang/getaran (s).

Periode Gelombang/Getaran: T=\frac{t}{n} =\frac{1}{f} dengan keterangan f=frekuensi (Hz), n=jumlah getaran/gelombang, t=waktu (s), T=periode gelombang/getaran (s).

Panjang Gelombang: \lambda = \frac{S}{n} dengan keterangan n=jumlah gelombang, S=jarak yang ditempuh gelombang (m)

Cepat rambat gelombang: \nu = \frac{S}{t} = \frac{\lambda}{T} = \lambda . f dengan keterangan f=frekuensi (Hz), t=waktu (s), T=periode gelombang/getaran (s), S=jarak yang ditempuh gelombang (m), \lambda =panjang gelombang (m), \nu=cepat rambat gelombang (\frac{m}{s}).

Jarak Fokus: (dengan keterangan f=jarak fokus, S0=jarak benda, S1=jarak bayangan, semuanya menggunakan besaran panjang yang sama.)

  • Untuk cermin cekung dan lensa cembung: \frac{1}{f}=\frac{1}{S0}+\frac{1}{S1}
  • Untuk cermin cembung dan lensa cekung: \frac{1}{-f}=\frac{1}{S0}+\frac{1}{S1}

Perbesaran: M=| \frac{S1}{S0} | = \frac{h1}{h0} dengan keterangan S0=jarak benda, S1=jarak bayangan, h0=ketinggian benda, h1=ketinggian bayangan, semuanya menggunakan besaran panjang yang sama.

Kekuatan Lensa: P =\frac{1m}{f} (jika f dalam meter) atau P = \frac{100cm}{f} (jika f dalam centimeter) dengan keterangan P=kekuatan lensa (dioptri), f=jarak fokus.

Pengukuran Kedalaman Laut Menggunakan Gelombang Ultrasonik: \nu = \frac{2S}{t} dengan keterangan \nu=cepat rambat gelombang (\frac{m}{s}), t=waktu (s), S=jarak yang ditempuh gelombang (m).

Rumus-rumus VCK Kelas 7 yang Mungkin Penting Buat Ujian Nasional SMP 2009 (ditulis secara amatiran dan atas request)

March 26, 2009

CAUTION: post ini bukan post resmi
dari Depdiknas, tapi atas inisiatif si penulis ini untuk mencoba membantu
temennya (kecuali klo temennya ga butuh)

Kelas 7:

Massa Jenis: =\rho=\frac{m}{V} dengan keterangan \rho = massa jenis (\frac{kg}{m^3}), m= massa benda(kg), V = volume benda (m^3).

Kecepatan: \nu=\frac{S}{t} dengan keterangan \nu=kecepatan (\frac{m}{s}), S=perpindahan (m)(bisa min bisa plus), t = waktu (s).

Percepatan: a=\frac{\nu - \nu'}{t}, dengan keterangan a =percepatan (\frac{m}{s^2}), \nu=kecepatan awal, \nu'=kecepatan akhir, t = waktu (s).

Gaya: F=m.a, dengan keterangan F= gaya (N=newton=\frac{kg.m}{s^2}), latex m$ =
massa benda(kg), a =percepatan (\frac{m}{s^2}).

Gaya berat: w=m.g dengan keterangan w=gaya berat (N), g=percepatan gravitasi (\frac{m}{s^2}), m = massa benda(kg).

Tekanan: P=\frac{F}{A} dengan keterangan P=tekanan (Pa=pascal=\frac{N}{m^2} / \frac{kg}{m.s^2}), F=gaya, A=luas daerah yang terkena gaya(m^2).

Tekanan Hidrostatis: Ph= \rho zat cair.g.h dengan keterangan Ph=tekanan hidrostatis(Pa), \rho zat cair=massa jenis zat cair yang diuji, g=percepatan gravitasi
(\frac{m}{s^2}), h=ketinggian zat cair (m).

Prinsip Hukum Pascal: P1=P2=P3=....., banyaknya P tergantung banyaknya lubang yang digunakan.
Dijabarkan menjadi: \frac{F1}{A1}=\frac{F2}{A2}=\frac{F3}{A3}=.....
dengan keterangan F1, F2, F3=gaya yang dikenakan kepada lubang n(1, 2,
3, ….), A1, A2, A3=luas lubang n(1, 2, 3, ….) yang dikenakan gaya.

Usaha: W=F.S dengan
keterangan W=usaha (J=joule=\frac{kg.m^2}{s^2}), F=gaya yang
diberikan, S=perpindahan (m).

Energi Potensial: Ep=m.g.h
dengan keterangan Ep=energi potensial (J), m = massa benda(kg),
h=ketinggian benda(m).

Energi Kinetik: Ek=\frac{1}{2}  . m. nu^2 dengan keterangan Ek=energi kinetik (J), m = massa
benda(kg), nu=kecepatan (\frac{m}{s}).

Daya: P=\frac{W/E}{t},
dengan keterangan P=daya (W=watt=\frac{kg.m^2}{s^3}), W/E=usaha atau energi (J), t = waktu (s).

Keuntungan mekanik (KM, tanpa
satuan):

  • Tuas: \frac{wb}{Fk}=\frac{lk}{lb}, dengan
    keterangan wb=berat beban, Fk=gaya kuasa (N); lk=lengan kuasa, lb=lengan beban (yang penting satuan panjang,
    tapi ngikutin aturan).
  • Sistem katrol/katrol bebas: bisa langsung diketahui
    dari jumlah tali yang berperan di katrol bebasnya, atau menggunakan rumus
    \frac{wb}{Fk}. Untuk katrol bebas biasa, KM=2, jika diminta
    mencari wb atau Fk tinggal dimasukkan ke dalam rumus yang di atas.
  • Bidang Miring: \frac{wb}{Fk}=\frac{S}{h},
    dengan keterangan wb=berat beban, Fk=gaya kuasa (N);
    S=jarak yang ditempuh benda di bidang miring, h=ketinggian
    bidang miring (yang penting satuan panjang, tapi ngikutin aturan). Bisa
    dilihat dari gambar:
  • bidang miring